KOTA BOGOR — Koramil 0605/Bogor Utara menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pelaksanaan peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan Jembatan Beton Garuda, Sabtu (1/8/2026).
Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Markas Komando Koramil 0605/Bogor Utara, Jalan Destarasta Nomor 6, RT 003/RW 004, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan dipimpin Komandan Koramil 0605/Bogor Utara, Kapten Inf Andika Fitriadi, dan diikuti seluruh personel Koramil Bogor Utara serta Lurah Tanah Baru, Siswanto.
Rapat membahas berbagai persiapan teknis sekaligus pembagian tugas personel dalam pelaksanaan peletakan batu pertama yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (2/8/2026) pukul 10.00 WIB.
Pelaksanaan ground breaking akan dipusatkan di Kampung Raden Koyong, RT 002/RW 004, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara.
Jembatan Beton Garuda direncanakan memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 1, 2 meter. Infrastruktur tersebut akan menghubungkan wilayah RT 002/RW 004, Kelurahan Tanah Baru, dengan RT 001/RW 004, Kelurahan Cimahpar.
Keberadaan jembatan diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar akses antarwilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di kedua kelurahan.
Lurah Tanah Baru, Siswanto, menyambut baik rencana pembangunan Jembatan Beton Garuda tersebut. Pemerintah kelurahan, menurutnya, siap memberikan dukungan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar.
“Kami sangat menyambut baik rencana pembangunan Jembatan Beton Garuda ini. Kehadiran jembatan nantinya akan sangat membantu dan memperlancar akses warga antarkedua kelurahan. Kami siap mendukung dan memfasilitasi segala keperluan demi kelancaran pelaksanaan pembangunan, ” kata Siswanto.
Babinsa Kelurahan Tanah Baru, Serka Sirad Abdulah, mengatakan pihaknya akan melakukan pemantauan dan pengawalan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pembangunan.
“Sebagai Babinsa setempat, saya akan terus memantau dan mengawal setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan peletakan batu pertama. Kami juga memastikan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif agar kegiatan dapat berjalan lancar sesuai rencana, ” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 0605/Bogor Utara, Kapten Inf Andika Fitriadi, menjelaskan rapat koordinasi dilaksanakan untuk menyamakan langkah dan memastikan setiap personel memahami tugas serta tanggung jawabnya.
“Rapat ini bertujuan menyatukan langkah dan membagi tugas dengan jelas agar pelaksanaan peletakan batu pertama berjalan tertib dan lancar. Pembangunan jembatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan sarana dan prasarana warga di wilayah perbatasan kelurahan, ” ungkapnya.
Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi wilayah.
“Pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat menjadi prioritas perhatian kami. Jembatan Beton Garuda ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperlancar akses perhubungan. Pastikan setiap tahapan persiapan dilakukan dengan matang dan terkoordinasi dengan baik, ” tegas Dandim.
Komandan Korem turut mengapresiasi inisiatif dan kesiapan Koramil 0605/Bogor Utara dalam mendukung pembangunan sarana penghubung bagi masyarakat.
“Inisiatif dan kesiapan yang dilakukan Koramil di lapangan patut diapresiasi. Pembangunan sarana penghubung antarwilayah merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah. Semoga pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas, ” tuturnya.
Panglima Kodam III/Siliwangi juga menekankan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai kesulitan yang dihadapi warga.
“Setiap upaya pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan rakyat merupakan wujud pengabdian TNI kepada bangsa dan negara. Teruslah hadir dan menjadi solusi di tengah masyarakat. Semoga Jembatan Beton Garuda nantinya menjadi jembatan kemajuan sekaligus jembatan persatuan bagi seluruh warga, ” pesan Pangdam.
Usai melaksanakan rapat koordinasi, seluruh peserta langsung meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan untuk memeriksa kondisi lapangan sekaligus memastikan kesiapan teknis menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WIB dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif. (Pers)

Sofyan