KOTA BOGOR – Pembangunan Jembatan Beton Garuda yang menghubungkan Kelurahan Tanah Baru dan Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, resmi dimulai melalui peletakan batu pertama di Kampung Raden Koyong RT 002/RW 004, Kelurahan Tanah Baru, Minggu (2/8/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan Pasiter Kodim 0606/Kota Bogor, Mayor Cke Shopan Sopian Lumalutur, sekitar pukul 10.00 WIB. Jembatan tersebut akan menghubungkan Kampung Raden Koyong, Kelurahan Tanah Baru, dengan Kampung Petir RT 001/RW 004, Kelurahan Cimahpar.
Pembangunan jembatan diharapkan mempermudah mobilitas warga antarkelurahan serta menyediakan akses yang lebih aman, cepat, dan lancar.
Kegiatan turut dihadiri Danramil 0605/Bogor Utara beserta anggota, perwakilan Polsek Bogor Utara, Sekretaris Kecamatan Bogor Utara, Lurah Tanah Baru beserta jajaran, Ketua LPM Tanah Baru, Ketua RW 04, serta perwakilan masyarakat.
Babinsa Kelurahan Tanah Baru, Serka Sirad Abdulah, turut mendampingi dan memantau pelaksanaan kegiatan.
Lurah Tanah Baru, Siswanto, menyambut positif dimulainya pembangunan Jembatan Beton Garuda karena manfaatnya dinilai akan langsung dirasakan masyarakat.
“Kami warga Tanah Baru sangat menyambut baik dimulainya pembangunan Jembatan Beton Garuda ini. Kehadiran jembatan nantinya akan sangat mempermudah dan memperlancar hubungan warga Tanah Baru dan Cimahpar. Kami berkomitmen mendukung sepenuhnya agar pembangunan berjalan lancar hingga selesai, ” ujarnya.
Serka Sirad Abdulah mengatakan kehadiran Babinsa merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Saya turut mendampingi dan memantau jalannya kegiatan hari ini. Kehadiran jembatan ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah dan TNI terhadap kebutuhan warga. Saya pastikan keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan berlangsung tetap terjaga dengan baik, ” katanya.
Danramil 0605/Bogor Utara, Kapten Inf Andika Fitriadi, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan telah lama dinantikan warga karena akan membuka akses penghubung yang lebih aman dan efisien.
“Peletakan batu pertama hari ini menandai dimulainya pembangunan yang sangat dinantikan masyarakat. Jembatan Beton Garuda akan menghubungkan dua wilayah yang selama ini terpisah sehingga mobilitas warga menjadi lebih aman dan efisien. Hal ini juga mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat ketahanan wilayah, ” tuturnya.
Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat harus dilaksanakan tepat waktu dan berkualitas.
“Pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat adalah prioritas utama kami. Jembatan Beton Garuda ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam mendukung program pemerintah, sekaligus sarana menanamkan kedisiplinan dan semangat gotong royong. Pastikan pembangunan berjalan tepat waktu dan berkualitas, ” ujarnya.
Komandan Korem menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan sarana yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Langkah nyata pembangunan jembatan ini patut diapresiasi. Kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam membangun sarana penghubung antarwilayah merupakan wujud pengabdian yang nyata. Semoga jembatan ini tidak hanya menghubungkan tempat, tetapi juga menyatukan hati dan memperkuat persatuan masyarakat, ” katanya.
Pangdam III/Siliwangi menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Beton Garuda diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan dan kesejahteraan warga.
“Setiap tetes keringat dan upaya pembangunan untuk rakyat adalah pengabdian yang mulia. Jembatan Beton Garuda nantinya bukan sekadar jembatan penghubung jalan, melainkan jembatan kemajuan, kesejahteraan, dan persatuan. Teruslah hadir menjadi solusi bagi masyarakat dan wujudkan pembangunan yang bermanfaat jangka panjang bagi bangsa, ” tuturnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Pembangunan jembatan diharapkan semakin memperkuat konektivitas, aktivitas sosial, dan perekonomian masyarakat Tanah Baru dan Cimahpar. (Pers)

Updates.